BERHENTI DEH

Aku tidak mengerti mengapa aku seperti ini, layaknya orang yang tidak memiliki akal
Malam ini masih sama, masih seperti biasa. Rindu masih datang tiba-tiba menerkam nafas dan menyesakkan dada.
Aku yang selalu bertanya kepada diriku sendiri bisakah aku sebentar saja berhenti merindukanmu? 
Rasanya sangat menyiksa, rasanya seperti aku menikam hatiku berkali-kali, setiap detiknya membawa kesakitan yang semakin menjadi-jadi.

Dan kini aku berhenti.
Aku berhenti mencintaimu dalam diam,
Berhenti mencintaimu dalam doa,
Berhenti menandah tangan penuh harapan,
Untuk apa? 
Untuk apa aku bertahan? 
Bertahan setelah aku dalam penantian
Bila rasa adalah perasaan yang nyata jangan biarkan aku menerka-nerka
Aku adalah sosok wanita yang hanyut dalam yang kau sendiri tak pernah mengharapkan
Aku hanya hanya kepura-puraan yang kau ciptakan, sesekali kau hidupkan dan sesekali pula kau patahkan.
Aku berhenti untuk harapan yang belum pasti,
Nada saja berhenti sejenak agar terdengar indah, lalu kenapa aku masih mampu bertahan lebih parah?
Untuk apa aku berjuang namun dilihatpun tak pernah,
Untuk apa aku memaksakan diri padahal hati tak mampu lagi bertahan
Bukankah akan menjadi kesia-sia an? 
Bukankah yang memiliki awal akan berakhir juga? 
Begitu juga dengan kisah yang kau  pilih dengannya

Tak perlu kau buat dirimu meratap dan mengemis kasih sayang pada sesiapa 
Beri sedikit ruang dihatimu untuk beristirahat tanpa memaksa untuk melupakan dan meninggalkan. 
Beri waktumy sejenak untuk dirimu merenung agar kau tau berapa banyak waktu terbuang untuk memikirkannya.
“Beri hatimu kebebasan kepada sang pemilik hati yang pantas untuk kau miliki” 

Comments

  1. Bagai jam yang tak pernah berhenti berdetik, perasaan ini pun tak bisa tuk disudahi, meskipun jiwa telah koyak menahan amarah, namun hati tak menyerah untuk meninggalkan, seperti embun yang selalu datang di pagi hari, rindu ini pun tak luput menjumpa setiap harinya meski terasa berat untuk terus bersama

    ReplyDelete
  2. Kau harus sadar dirimu hanyalah hujan yg terhempas kebumi sementara dia mengharapkan pelangi.

    ReplyDelete
  3. Selalu ada hal indah di balik sebuah peristiwa. Yg selalu membawa kita ke masa lalu hanyalah kenangan dan sebaliknya yg membawa kita ke masa depan adalah angan angan dan cita cita. Selamat datang di dunia nyata Bu Guru

    ReplyDelete
  4. Indah pada waktu nya lebih baik dari pada menanti rindu

    ReplyDelete
  5. Terkadang kita memutar arah bukan karena kita menyerah. Tapi karena kita tak mau berharap lebih dengan ketidakpastian.

    Beranjak merupakan pilihan yg tepat, Karena kamu juga butuh tempat untuk sekedar bahagia.

    Mampir diblog aku juga ya bu guru, hehe ��

    ReplyDelete
  6. Langsung custom ke dot com saja cik gu

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

RUANG TANPA RENCANA

UNTUK PAPA MAMA

TENTANG MENCINTAI-MU